Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Flash Fiction : Pemenang

“Han, dia pergi begitu saja, setelah menyerap energi dan waktu ku hingga tandas.” “Kau harus menerima resiko itu. Kan, sudah jauh-jauh hari kubilang, jangan pernah sekalipun berurusan dengan manusia hasil evolusi lintah seperti dia, kau saja yang terlalu keras kepala hingga kupingmu tersumbat akan nasehat-nasehat dari sekitarmu.” “Aku sudah kalah, sudah hampir habis semuanya, hanya tersisa penyesalan dan kesedihan. Apa yang harus kulakukan sekarang, Han?” “Kalau kau masih merasa dirimu sebagai manusia, hal yang sekarang kau risaukan itu adalah normal. Kalah, penyesalan, dan kesedihan. Semua manusia hidup, akan dan harus mengalaminya. Dan, tentang apa yang harus kau lakukan sekarang... ah, ya tentu saja kau harus memulai tersenyum.” “Hanya orang gila yang tersenyum disaat kalah dan ditinggalkan.” “Jangan mengejek orang gila. Coba lihat dirimu sekarang, otak dan hatimu lebih berantakan dari orang gila.” “Aku tau itu, tapi...” “Sudahlah, lakukan saja... kau harus tersenyum,...

Cuma Cerita

Belakangan ini aku sedang familiar dengan nasehat-dan-menasehati-dan-dinasehati. Siklus itu secara nggak langsung sudah membuatku sadar jika  "Memang lebih mudah memberi advice ke orang lain daripada ke diri sendiri" Sebagai teman yang baik, aku selalu berusaha untuk membantu teman-temanku yang sedang berada dalam problematika kehidupan (haha agak terdengar narsis dan sok baik). Tapi memang begitulah, dari dulu aku memang merasa membantu orang-orang baik dan dekat di sekitarku adalah hal yang sangat penting. Mungkin dikarenakan sifatku yang responsif berbanding lurus akan sikap orang lain. Maksudnya, kalau orang lain baik kepadaku, aku pasti berusaha supaya bisa sama baiknya, atau bahkan lebih ke orang itu. Begitu juga sebaliknya, kalau orang lain jahat, ya akupun bisa jahat juga. Bahkan bisa lebih jahat berkali-kali lipat. Ya, ini terlihat seperti balas dendam yang menyedihkan, tapi menurutku, itu adalah hak ku untuk merespon. Karena menurutku, setiap orang it...