“Han, dia pergi begitu saja, setelah menyerap energi dan waktu ku hingga tandas.” “Kau harus menerima resiko itu. Kan, sudah jauh-jauh hari kubilang, jangan pernah sekalipun berurusan dengan manusia hasil evolusi lintah seperti dia, kau saja yang terlalu keras kepala hingga kupingmu tersumbat akan nasehat-nasehat dari sekitarmu.” “Aku sudah kalah, sudah hampir habis semuanya, hanya tersisa penyesalan dan kesedihan. Apa yang harus kulakukan sekarang, Han?” “Kalau kau masih merasa dirimu sebagai manusia, hal yang sekarang kau risaukan itu adalah normal. Kalah, penyesalan, dan kesedihan. Semua manusia hidup, akan dan harus mengalaminya. Dan, tentang apa yang harus kau lakukan sekarang... ah, ya tentu saja kau harus memulai tersenyum.” “Hanya orang gila yang tersenyum disaat kalah dan ditinggalkan.” “Jangan mengejek orang gila. Coba lihat dirimu sekarang, otak dan hatimu lebih berantakan dari orang gila.” “Aku tau itu, tapi...” “Sudahlah, lakukan saja... kau harus tersenyum,...