Untuk aku:
"Milikilah jiwa yang jujur berbagi karena hati, karena jika itu dimiliki, akan selalu ada harapan untuk hari esok yang lebih baik"
"Saat berbagi, jangan takut harta dan pengetahuanmu habis diserap oleh dunia. Toh, kamupun menyerap energi itu dari dunia juga. Belajarlah dengan rendah hati, dunia tau sipa yang pantas berhasil"
"Kendalikan rasa bangga, tanpa berteriak-teriak ke seluruh indera, pun yang berharga pasti mampu bersinar dengan sendirinya. Tundukkan euphoria, rayakan seperlunya. Ingatlah, pembenci seringkali muncul saat kamu terlalu nyaman mencintai diri sendiri; lupa bahwa sekitar memiliki titik iri di hati"
"Jangan pernah suka untuk dibenci, namun abaikan pembenci yang belum paham, bahwa sinar ini berpendar dengan banyak daya, banyak usaha dan banyak doa. Hadapi dengan kerendahan hati dan pikiran terbuka, mereka menyelesaikan masalah dengan lebih berkelas"
"Gunakan semua indera yang Tuhan berikan padamu. Lihat, dengar, rasakan, hirup aromanya. Semesta ini adalah sumber dari semua pencarian. Kepala dan hati batu selalu berhasil menjadi dinding semu yang mematikan indera; seakan semua sumber itu tidak pernah ada"
"Definisikan kebahagiaan dengan sederhana, jadilah pribadi baik yang berhasil menjadi manusia berguna. Banyak yang kecewa karena tak bisa berkompromi dengan rencana sendiri, hingga banyak yang berhasil berada di langit sana, dengan banyak menyakiti, banyak pula kehilangan"
Dan terakhir, tak perlu takut kompetisi. Kompetisi hanya ajang pencarian pemenang dan penyisihan sang kalah. Tak usah bersedih terlalu hebat jika kau sampai kalah berkali-kali, sebab kemenangan sejatinya adalah akumulasi dari kekalahan-kekalahan sebelumnya. Tetaplah menjadi pribadi yang optimis hingga sampai saat kau akan jadi pemenang; Pemenang dalam bagiannya masing-masing dan pada waktunya masing-masing.
Komentar
Posting Komentar